Betapa aneh ingatan itu tiba-tiba ia memantik kenangan di masa lalu. Sudah lama bukan, waktu kita saling berbagi hari? Waktu kumulai pagiku dengan menyeduhkanmu kopi; rutinitas yang bukan hanya kuhapal dalam kepala tapi juga dalam hati. Selalu dua banding satu, takaran kopi dan gulamu. Selalu bertambah satu, beban ingatanku melupakanmu. Jakarta, 3 September
I take notes and keep you as a draft.