Betapa aneh ingatan itu
tiba-tiba ia memantik kenangan di masa lalu.
Sudah lama bukan,
waktu kita saling berbagi hari?
Waktu kumulai pagiku
dengan menyeduhkanmu kopi;
rutinitas yang bukan hanya kuhapal dalam kepala
tapi juga dalam hati.
Selalu dua banding satu,
takaran kopi dan gulamu.
Selalu bertambah satu,
beban ingatanku melupakanmu.
Jakarta, 3 September
Comments
Post a Comment