Akhirnya setelah cukup lama menghilang, saya muncul juga dengan membawa kabar bahagia :)
Jadi, tanggal 24 Agustus lalu, saya resmi menyandang gelar Sarjana Ilmu Komunikasi di belakang nama saya. Kemudian tanggal 21 Oktober kemarin, saya benar-benar telah lulus dari universitas tempat saya belajar.
Satu tahun terakhir merupakan pembuktian bagi diri sendiri, bahwa setiap perjalanan akan melalui masing-masing prosesnya asal terus berusaha dan tidak minim daya juang. Semangat sebagai mahasiswa tahun terakhir tentu tidak sama seperti hari pertama ospek di kampus sebagai mahasiswa baru, namun di situlah tantangannya. Tahun terakhir menguji saya apakah saya orang yang mudah menyerah atau bukan? Apakah saya orang yang cukup bertanggung jawab untuk menyelesaikan sesuatu yang saya mulai? atau apakah saya tipe orang yang mudah terlena sehingga akhirnya mengabaikan tanggung jawab saya?
Tidak bisa dipungkiri kuliah selama tiga tahun merupakan perjalanan yang naik-turun, ada sedih ada senangnya, ada jenuh ada keselnya. Tahun keempat bagi saya adalah rasa "hampir nyerah-nyerahnya" Rasanya "It's finally!"...tapi belum final. Rasanya tinggal sedikit lagi...tapi masih seberapa jauh. Dua hal yang saya tahu waktu itu adalah; Tujuan saya melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi dan komitmen saya menyelesaikan pendidikan S1. Bagi saya, dua hal itu nggak bisa ditawar.
Setahun yang lalu, pertanyaan "kapan lulus?" satu persatu mulai dijalani prosesnya.
Bulan ini tahun 2016, saya sedang magang sebagai MarComm Staff di salah satu hotel di Solo (Setelah bulan agustusnya sempet deg-degan nggak dapet tempat, padahal september udah harus magang!). Kemudian Januari pulang ke Salatiga, ngerjain skripsi sampe bulan Juli. Setelah skripsi selesai, akhirnya 24 Agustus bisa ikut Yudisium.......dan selesai deh kuliahnya. Ini long story short, yes. Proses aslinya sih nggak seenteng pas nulisin paragraf ini. Ada skip yang panjangggggggg banget di bagian drama-drama bikin skripsi :). Yah intinya sih kalau mau survive pas masa skripsi, rumusnya:
niat > godaan
Godaannya besar; dari males, bosan, hingga ingin nikah saja~ ~ ~ Tapi niat untuk lulus tepat pada waktunya harus lebih besar. Kalau memang lagi mentok ngga perlu dipaksa, karena bakalan sia-sia juga. Refreshing itu penting, asal jangan keterusan.
Meet me, a full time job seeker.

Comments
Post a Comment