Bukan. Saya bukan mau bikin sinetron. Bukan juga mau review sineton. Tapi asli yah, judul postnya dangdut banget!
Saya hanya ingin berbagi beberapa pemikiran saya soal hubungan asmara.
Bukan tidak mau, saya hanya belum mampu.
Begini...
Bukan mencari-cari alasan, namun memang pada kenyataannya saya tumbuh ditengah keluarga yang orang tuanya berpisah. Kemudian beranjak dewasa, cerita-cerita perpisahan itu kerap saya dengar dari orang-orang disekitar. Saya dengar teman saya putus cinta, terjebak dalam hubungan yang salah dan menyiksa diri sendiri bahkan hingga batal nikah. Alasannya mulai dari dikhianati pasangan sampai hati yang sudah berubah. Human has a tendency to easily change their mind dan saya belum siap untuk menghadapi itu;
We can't change people and at the same time we also realize, we can't make people to stay with us forever, can we?
Beberapa kali orang menyinggung status saya (yang masih belum punya pacar). Terus terang, saya tidak pernah ambil pusing dengan omongan mereka. Segala semoga yang baik saya aminkan, selebihnya cukup saya berikan senyuman. Saya sedang lelah dengan hubungan asmara. Saat ini, saya hanya ingin berteman dan fokus menata hidup. Pekerjaan yang stressful dan menyita waktu juga sering membuat saya merindukan quality time dengan diri sendiri atau dengan keluarga. Saya belum siap untuk mengundang satu orang lagi terlibat dalam penat hari-hari yang saya jalani, bahkan kadang bisa membuat saya merasa jauh dari diri sendiri.
Namun di atas itu semua, bukan berarti saya menutup hati untuk selamanya. Saya hanya sedang ingin beristirahat dari segala bentuk kemungkinan patah hati dan dari keharusan menyisakan sepotong space di otak saya untuk memikirkan seseorang. Saya ingin menyiapkan diri supaya suatu saat ketika bertemu orang yang dirasa tepat, saya sudah mampu untuk menjalin hubungan dengan dia.
Comments
Post a Comment